Thursday, November 3, 2011

Bromo, i'm coming!!!!!

23 Oktober 2011. Mimpi ku terwujud! Aku bisa mengunjungi impianku dan menggagumi kebesaran Tuhan! Subhanallah….

Dimulai ketika seorang teman mengunjungiku untuk berlibur di Surabaya, kota besar tempatku bernaung sekarang. Dia punya planning untuk pergi ke Bromo, secara spontan dan tanpa dipikir panjang, aku bilang AKU MAU IKUT!!! Dan dia mau menunggu sampai weekend tiba, karena waktu kosongku hanya itu.

Jumat malam masih mengajak dia mengelilingi kota Surabaya dan daerah “nakal” nya Surabaya. Hehehhe….. Agak urakan sebenarnya ketika sadar kalau besok kita akan melakukan perjalanan jauh.

Esok pagi, setelah packing dan membawa barang seperlunya karena barang bawaan kami tidak boleh terlalu banyak karena kami akan mengendara motor! Ya Motor Beat L 2321 C milikku yang akan mengantarkan kami menuju kawasan Bromo.

Bromo, i'm coming!!!!!

Bromo, i'm coming!!!!!

Dengan hasil “googling” peta menuju Bromo, kami pun siap berangkat. Dengan santai dan tidak menuntut waktu untuk mengejar kami, kami menikmati perjalanan panjang kami. Dengan sedikit-sedikit contekan dari “googlemap” di handphone kami, kami sudah berada di daerah Tongas, Probolinggo. Untuk sedikit meluruskan kaki kami dan membuka map kami, kami berhenti di sebuah warung, warung yang didepannya menjual mangga. Mungkin itu yang mengalihkan pandangan kami. Panas-panas seperti ini seperti nya segar jika makan mangga.

Masuk warung, colok kabel Laptop yang kami bawa, colok modem. We got it. Peta ke Bromo dari Tongas. And Wooowww, tingal 1jam lagi perjalanan kami walau harus mendaki dan berliku. Setelah habis 2 buah mangga dan 2 es teh manis, kami melanjutkan perjalanan. Motor beat ku memang jagoan ku. Dia bisa membawa kami dengan barang-barang bawaan kami, walau dengan susah payah, hingga terlihat “selamat datang d kawasan Gunung Bromo”.

Perjalanan kurang lebih 3 jam yang menguras tenaga kami, terbayarkan dengan keindahan yang kami lihat. Subhanalah… KebesaranMu tidak pernah dan tidak akan pernah kuragukan.

Penginapan sudah dapat, ojek untuk mengantar kami besok subuh ke kawah gunung Bromo sudah dapat, teman 1 nasib sebagai backpacker juga sudah dapat. Komplit!!!! Dengan sedikit foto-foto pada menjelang malam, kami pun mulai beristirahat dan tidak sabar sampai menuju esok pagi.

Bromo, i'm coming!!!!!

Jam 02.30, pintu kamar di ketok, ternyata Mas Issh dan Mas Adi, warga setempat yang kami sewa untuk mengantar dan menemani perjalanan kami hari ini. Dengan baju 4 lapis, masker, 2lapis sarung tangan, kaos kaki dan sepatu siap membawaku untuk lebih melihat keagungan dan keindahan alam Mu. Motor, keahlian pengendara, insting yang kuat, kecepatan 80km perjam, diatas pasir ketinggian kurang lebih 5cm, tanpa cahaya sama sekali, kabut yang sangat tebal, 1kilo padang pasir, pendakian yang sangat curam dan berliku, kami tempuh dalam waktu 1 jam. Amazing! Salut untuk mereka!

Bromo, i'm coming!!!!!

Setengah 4 kami sudah 500meter mendekati kawasan yang kami maksud untuk kami tuju. Mampir ke warung sekitar dan membakar bara untuk sedikit menghangatkan badan kami. Disana ada sekitar lebih dari 200orang yang punya tujuan sama dengan kami.

Stengah 5 kurang kami menaiki tangga kearah yang kami maksud, dan Whaaaawwww, its Amazing!! Gak ada kata-kata yang bisa aku ucapkan untuk melukiskan kekagumanku atas apa yang kulihat. Hanya jepretan kamera yang bisa mewakili nya. Sunrise, kawah bromo, bromo area, ratusan orang disekeliling…. Dengan tepukan tangan dan teriakan beberapa orang ketika sang matahari mulai muncul dengan jelas dari belakang gunung. Terharu ketika melihatnya. Tak ada yang bisa terucap. Speachless. Ucapan syukur atas nikmat Mu yang bisa terucap dari bibir ku, Ya Allah….

Bromo, i'm coming!!!!!

Setelah puas mengabadikan moment yang mungkin hanya 1 kali seumur hidupku itu, kami melanjutkan perjalanan ketempat lain. Pengantar kami pun dengan baik hati menunjukkan tempat-tempat terbaik untuk mengambil foto untuk kenangan kami. Dan sampailah kami ketempat tujuan kedua yang utama, yaitu kawah Gunung Bromo. Dengan waktu lebih dari setengah jam kami menaiki anak tangga, kami sampai ke kawah Gunung Bromo. Aku hanya terdiam. Lubang besar inilah yang beberapa bulan lalu masih mengeluarkan batuan vulkanik yang membuat warga dipaksa mengungsi. Ya 8 bulan gunung ini “batuk-batuk”, dan sekarang aku enggak kurang dari 1meter ada di bibir kawahnya. Aku melihat dengan langsung lubang besar pada gunung yang mungkin tidak terlihat lagi seperti gunung. Asap belerang sedikit menusuk hidungku yan terlihat keluar dari lubang besar itu. Dan aku hanya bisa terdiam kembali. Subhanallah, hanya itu yang bisa terucap kembali.

Bromo, i'm coming!!!!!

Setelah puas, kami melanjutkan perjalanan lain kami, Gurun Pasir yang disebut para pendatang dengan sebutan Pasir Berbisik, gurun Savana yang ada Bukit Teletubies (tetap nama ini diberi oleh para pendatang), penanjakan bawah, dan kawah dengan bukit-bukit disampingnya. Jepret.. jepret… tidak habis-habisnya aku mengabadikan ini semua.

Puas, sangat puas perjalanan ku ke Gunung Bromo ini.

Bromo, i'm coming!!!!!

Bromo, i'm coming!!!!!

Setelah bebersih, packing-packing, cash batere hp, batere kamera. Tanpa cape dan tanggung dengan waktu, aku berniat melanjutkan perjalanan ke Pantai Bentar, Probolinggo… Sedikit memutar memang dengan arah pulang, tapi kepalang tanggung, “googlemaps” pun beraksi dan kami pun siap.

Kurang lebih 1 jam perjalanan kami tempuh, dan kami pun sampai. Pantai Bentar. Sedikit berbeda dengan nama Pantai yang ku dapat sebelumnya. Ini bukan pantai menurutku. Hanya jembatan-jembatan panjang diatas laut dan disampingnya ada mangrove. Kecewa dengan Pantai tapi ini UNIK! Good view. Terbalas sudah perjalananku kesana. Sesi foto pun bermain disana. Puas.

Bromo, i'm coming!!!!!

Bromo, i'm coming!!!!!

Cukup sudah perjalanan ku hari ini. Badan sudah mulai melemah, apalagi perjalanan masih lebih dari 2 jam dengan mengendarai motor pula.

Inilah ceritaku mengunjungi tempat untuk bisa mengagumi karya atas kebesaran Mu, ya Allah…. Sujud syukur padaMu selalu. Subhanallah.

No comments:

Post a Comment